Kepala Perwakilan BKKBN Papua Hadir Pada Rakornis di Kabupaten Merauke.

Merauke_ Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupten Merauke menggelar kegiatan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Merauke  pada Senin (29/11/2021) dan di buka secara langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Merauke, H. Riduan, S.Sos., M.Pd.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Drs.Nerius Auparay,M.SI. Dalam sambuatannya Nerius menjelaskan bahwa Pelaksanaan Rakornis Bangga Kencana saat ini merupakan langkah yang sangat tepat, karena sesungguhnya Bangga Kencana merupakan program strategis bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, sudah seharusnya menjadi tanggung jawab kita bersama untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. dengan dukungan dan komitmen para stakeholder dan mitra kerja, saya berharap manfaat program bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. Disamping itu Pemerataan pengelolaan dan pelaksanaan Program Bangga Kencana, terutama pada wilayah pedalaman, Kampung KB, perlu dioptimalkan. Oleh karena itu diperlukan dukungan komitmen dari para Pemangku Kepentingan dan Mitra Kerja. organisasi profesi, organisasi pendidikan, organisasi kepemudaan, organisasi perempuan, swasta, para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat. Dukungan komitmen yang bersinergi dan terpadu dari para Pemangku Kepentingan dan Mitra Kerja ini, diperlukan secara operasional mulai dari tingkat pusat hingga ke lini lapangan.

Pada Era Milenial saat ini, Program Banggakencana menghadapi tantangan yang cukup kompleks sehingga diperlukan kemitraan yang sangat kuat untuk mewujudkan sasaran program yang telah ditentukan. Sebagai kepala perwakilan BKKBN Provinsi Papua, saya mohon bantuan pada Ibu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB beserta jajaranya agar membuka diri serta saling terbuka dalam menjalin kemitraan dengan Dinas instansi terkait  dengan membuat rencana aksi yang konkret dan dapat terimplementasi di lini lapangan serta berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Rakornis Bangga Kencana ini diselenggarakan untuk memberikan penekanan dalam peningkatan peran serta Mitra Kerja dalam operasionalisasi Program Bangga Kencana. Karena itu, Rakornis Bangga Kencana Tahun 2021 bertujuan untuk penguatan komitmen dan dukungan para Mitra Kerja di seluruh tingkatan wilayah dalam pengelolaan Program Banggakencana serta merumuskan rencana aksi, operasional dalam kerangka kerjasama kemitraan. Tujuan penyelenggaraan Rakornis Bangga Kencana Tahun 2021 ini sejalan dengan upaya pencapaian sasaran-sasaran pembangunan kependudukan dan keluarga berencana sebagaimana yang telah ditetapkan dalam rencana strategis tahun 2020-2024, jelasnya”.

Selain itu Nerius juga menambahkan bahwa BKKBN baru saja menyelesaikan pelaksanaan Pendataan Keluarga tahun 2021, dan hasil Pendataan Keluarga tersebut sudah di lounching hasilnya, untuk itu kami mohon kepada ibu Kepala Dinas P3AKB, untuk bisa mensosialisaikan data hasil Pendataan Keluarga tersebut kepada Dinas Instansi terkait, sehingga data tersebut bisa dipergunakan sebagai referensi dalam penyusunan perencanaan pembangunan kependudukan dan di pergunakan dalam pemetaan wilayah kerja. Saya atas nama kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua mengucapkan terimakasih Kepada Bapak Bupati yang sudah mendukung dalam pelaksanaan Pendataan Keluarga tersebut, dan bisa selesai tepat pada waktunya, tak lupa saya ucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para kader pendata yang sudah bekerja siang malam dalam pelaksanaan pendatan keluarga tersebut, ungkapnya”.

Sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan angka Stunting, yang mana BKKBN ditunjuk sebagai Koordinator dalam penanganan Percepatan Penurunan angka Stunting tersebut, pada tahun ini BKKBN sudah mengambil Langkah-langkah dan rencana strategis, diantaranya pelatihan bagi para Team Pendamping Keluarga di setiap Desa/Kampung, yang pada bulan November 2021 ini team dari Perwakilan BKKBN Provinsi sedang turun ke semua Kabupaten/Kota untuk memberikan pelatihan kepada para kader, harapannya dengan dibentuknya TPK disetiap Desa/Kampung tersebut anggota TPK ini bisa mendampingi dan memberikan advokasi kepada para Ramaja, Calon Pengantin, Ibu Hamil, Ibu menyusui, Ibu yang mempunyai anak bayi dibawah dua tahun (BADUTA), karena gejala stunting tersebut bisa dicegah mulai dari dalam kandungan sampai dengan anak usia dua tahun.

Dalam upaya percepatan penurunan dan pencegahan angka stunting Peran para kader dan Pokja Kampung Keluarga Berkualitas nantinya sangat besar, disaat ini sedang digencarkan dengan pembetukan Dapur Sehat Cegah Stunting (DASHAT) di Kampung Keluarga Berkualitas, diharapkan di setiap Kampung Keluarga Berkualitas bisa dibentuk DASHAT yang difasilitasi oleh Dinas P3AKB dan Dinas terkait, pokja Kampung Keluarga Berkualitas dengan bergotong royong dan kemitraan dengan memanfaatkan makanan local untuk diolah sebagai tambahan nutrisi bagi Ibu-Ibu Hamil dan anak Bayi, dipapua ini sumber daya alam khususnya sumber daya pangan begitu melimpah ruah, sehingga bisa memanfaatkan makanan local dari lingkungan sekitarnya, jelasnya”.

(S.M)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.