Pelantikan Pejabat Fungsional di Lingkungan BKKBN

Jayapura_ Perwakilan BKKBN Provinsi Papua mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah/janji  Pejabat Fungsional Melalui Inpassing dan Pengangkatan Pertama di Lingkungan BKKBN bertempat di aula Perwakilan BKKBN Papua, Senin 5 April 2021 secara online.

ASN yang di ambl sumpah/janji sebanyak 127 orang diantaranya 20 orang BKKBN Pusat dan 107 orang dari Perwakilan BKKBN Provinsi. Sedangkan untuk Provinsi Papua sendiri pejabat fungsional yang dilantik sebanyak satu orang pejabat Pranata Keuangan APBN Mahir.

 

Jabatan fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil dalam suatu satuan organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian/dan atau keterampilan tertentu serta bersifat mandiri, jelas Kepala BKKBN Dr.(H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) saat melantik Pejabat Jabatan Fungsional Melalui Inpassing dan Pengangkatan Pertama di Lingkungan BKKBN, bertempat di Auditorium Kantor BKKBN Pusat, Jakarta Timur dan secara online yang di ikuti oleh 34 Provinsi di Indonesia.

Dokter Hasto juga menambahkan,” Dalam rangka mencapai tujuan nasional, dibutuhkan adanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan mutu profesionalisme yang memadai, berdayaguna dan berhasil guna didalam melaksanakan tugas umum pemerintahan dan pembangunan. PNS perlu dibina dengan sebaik-baiknya atas dasar sistem karier dan sistem prestasi kerja,” tambah dokter Hasto.

Dewasa ini dalam rangka pengembangan kualitas organisasi kepemerintahan yang semakin efektif dan efisien, maka pengembangan berbagai jabatan fungsional terus ditingkatkan dan dilengkapi.  Khususnya terkait dengan pengelolaan manajemen karier dan pengembangan karier dalam jabatan fungsional melalui penyesuaian/inpassing dan pengangkatan pertama,” terang dokter Hasto.

Penyesuaian/Inpassing merupakan proses pengangkatan PNS dalam Jabatan Fungsional guna memenuhi kebutuhan organisasi sesuai dengan peraturan perundangan dalam jangka waktu tertentu. Pada kesempatan ini BKKBN melantik sebanyak 127 orang pegawai jabatan fungsional yang terdiri dari 20 orang pegawai BKKBN Pusat  dan 107 orang pegawai BKKBN Provinsi,” ucap dokter Hasto.

“Pada dasarnya penghayatan pada tugas fungsional itu sesungguhnya menyenangkan, dan anda semua juga tidak dilarang bercita-cita menjadi jabatan struktural setinggi yang anda inginkan. Menghayati pekerjaan fungsional itu sangat indah karena tidak ada beban moril untuk menyiapkan beban adminstrasi. Oleh karenanya mencintai tugas fungsional, maka kita pun akan bergembira dan senang. Oleh karenanya saya targetkan yang harus sudah naik pangkat harus naik pangkat, tim yang jadi penilai harus bisa membimbing dan membantu temannya sendiri yang sudah lama belum bisa naik pangkat,” dukung dokter Hasto.

Saya kira ini hal yang sangat wajar yang bisa kita lakukan sehingga kenaikan pangkat fungsional ini bisa terwujud, tentunya membimbing dan membantu teman sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kita harus senang bergembira dan bersyukur apabila kita mencintai pekerjaan kita sendiri, kita harus pandai-pandai menyelesaikan pekerjaan dengan energi yang positif maka hasilnya akan maksimal,” tutur dokter Hasto.

Pada akhir sambutannya dokter Hasto berpesan,” Untuk itu, saya minta Saudara agar bisa membantu agenda besar BKKBN tersebut dengan jabatan baru ini dengan sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab dan dengan semangat yang tinggi. Segera pahami dan dalami tugas Saudara yang baru dalam mengemban amanah yang diberikan. Hendaknya Saudara dapat menunjukkan  keunggulan yang Saudara miliki dalam bentuk prestasi kerja sebagai pejabat fungsional di lingkungan BKKBN, sehingga dapat membantu pencapaian target BKKBN sesuai dengan RPJMN, Renstra dan Pendataan Keluarga Tahun 2021 (PK 21) serta pencegahan stunting. Sekali lagi saya ucapkan “Selamat” dan selamat bertugas kepada pejabat fungsional semoga memberikan kontribusi dan berkinerja lebih baik lagi ke depan,” tutup dokter Hasto.  (S.M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.