Depan > Index Berita > Pencanangan Sembilan Kampung KB di Kabupaten Jayapura
Pencanangan Sembilan Kampung KB di Kabupaten Jayapura
Kamis, 5 Oktober 2017

DSC_0286.JPG

Jayapura_Perwakilan BKKBN Provinsi Papua bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura kembali meresmikan 9 (sembilan) kampung KB yang tersebar di 9 distrik di wilayah pembangunan satu dan dua di Kabupaten Jayapura, kamis 5/10/2017.

Sembilan (9) kampung tersebut adalah kampung Yougapsa, Yepase, Homfolo, Yongsu Spari, Maribu, Puay, Dondai, Maruwai.

Dalam sambutanya Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Sarles Brabar, SE,M.Si mengatakan dengan diresmikan 9 kampung KB di Kabupaten Jayapura maka sampai saat ini total kampung KB yang ada di Papua sudah menjadi 50 kampung. Dimana jika di bandingkan dengan provinsi lain maka diakui kampung kb masih kurang. Namun demikian kampung KB tidak hanya dilihat dari sisi kuantitas namun yang paling penting kualitas dari pelaksanaan program disetiap kampung “ ungkapnya.   

IMG-20171006-WA0018.jpg 
Dikatakan hadirnya Kampung KB tidak  semata-mata untuk membatasi jumlah penduduk namun menghadirkan Kampung KB yang bisa di sinergikan dengan program pembangunan daerah, sebab tujuan utama lebih pada penyiapan sumber daya manusia di kampung-kampung dalam menjalankan keluarga sehari-hari sehingga berkualitas dan terencana.

DSC_0322.JPG
Sementara itu Bupati Jayapura yang di wakili oleh asisten I mengungkapkan bahwa pemerintah daerah mendukung  hadirnya Kampung KB di Kabupaten Jayapura. Dan pelaksanaanya pemerintah daerah Kabupaten Jayapura sudah mengeluarkan kebijakan dalam rangka memberikan dukungan dan penguatan dari berbagai program kampung tersebut .

Pada kesempatan ini di resmikan pula Balai Penyuluh KB oleh Asisten I Kabupaten Jayapura. Sehingga kini Dinas pengendalian penduduk keluarga berencana Kabupaten Jayapura, telah memiliki dua balai penyuluh KB yakni yang berada di Kampung Maribu Distrik Sentani Barat dan Kampung Doyo Lama di Distrik Waibu dan akan difungsikan secara maksimal bukan hanya untuk kegiatan KB tetapi juga dapat dimanfaatkan warga untuk kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. (S.M)​