Depan > Index Berita > BKKBN Canangkan 12 Kampung KB di Keerom
BKKBN Canangkan 12 Kampung KB di Keerom
Sabtu, 16 September 2017

keerm.png

Keerom- Sebanyak 12 Kampung di Kabupaten Keerom Jumat (15/9) dicanangkan menjadi kampung Keluarga Berencana (KB). Pemerintah Kabupaten Keerom berharap dengan kehadiran kampung KB mampu menjadi pioner dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat. 

Kedua belas kampung tersebut adalah Warbo, Yowong ,Yanamaa, Yabanda, Umuaf, Suskun, Wonorejo, Woslay, Pund, Yamta, Wambes, dan Intan melian. Kampung-kampung ini mengikuti tiga kampung sebelumnya yang telah diresmikan menjadi kampung KB di Kabupaten Keerom.

Hadir dalam acara tersebut Inspektur Utama BKKBN RI Pusat DRS. Agus Sukiswo,Ak.,MM.,C.Fra.,QIA, Kepala BKKBN Propinsi Papua Sarles Brabar SE, M. Si, Asisten III Kab. Keerom Drs. H. Winoto Mpd, Kadis Lingkungan Hidup Ir. Joko Susilo, Danramil Arso Kapten Inf. Frengki Sitomorang dan Rombongan staf dari BKKBN pusat dan Kab. Keerom.

Menurut Inspektur Utama BKKBN Republik Indonesia, Sukiswo pembentukan kampung KB merupakan ide dari Presiden Ir. Joko Widodo dalam menyikapi kompleksita pembangunan yang ada di kampung. Dimana dengan kehadiran kampung KB diharapkan mampu memberikan pemahaman dalam pola hidup berkeluarga, pola merencanakan, dan kemandirian ekonomi keluarga.

Program kampung keluarga berencana (KB) merupakan bagian dari implementasi dan sinergitasi dalam visi Gubernur dan wakil gubernur Provinsi Papua yang dilaksanakan dalam gerakan  bangkit, mandiri,dan sejahtera harapan masyarakat papua yang di singkat dengan gerbang mas hasrat papua.

“Kontek ini merupakan harapan gubernur papua untuk membangun papua dengan keterpaduan/senergitas lintas sektor dari semua pihak seperti pemerintah, LSOM, BUMN, TNI/Polri dan semua Organisasi. Maka masyarakat sebagai subyek pembangunan dapat  merasakan makna dan manfaat dari semua sektor yang dilaksanakan pemerintah/pihak mana pun”Ujarnya.

Sedangkan, Bupati Keerom yang diwakili Winoto, Asisten III Setda Bidang Administrasi Umum mengungkapkan, Pemkab Keerom sangat menyambut baik pembentukan kampung KB, karena diyakini melalui program BKKBN ini mampu mengangkat pola kehidupan berkeluarga di kampung-kampung.

Untuk itu diharapkan BKKBN kedepan harus mewujudkan berbagai inovasi strategi penguatan program kependuduan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga yang memiliki daya ungkit.

Pemerintah kabupaten Keerom meyakini dengan keberhasilan kampung KB secara otomatis akan membantu pihaknya dalam visi pembangunan yang selama ini dijalankan yaitu terwujudnya jatidiri masyarakat keerom yang mandiri, berkarya, bersatu, handal, dan sejahtera sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bupati juga berharap agar program kampung KB tidak hanya sekedar di bentuk tetapi di harus diikuti dengan berbagai langkah nyata program maupun kegiatan yang akan dilaksanakan di 12 kampung KB dan dapat membawa perubahan yang sangat besar dan nantinya dapat menjadi kampung percontohan di kampung-kampung lain yang ada di Kabupaten Keerom.

Namun Pemkab Keerom juga menyadari mensukseskan kampung KB tidak dapat berjalan sendiri, oleh karena itu harus disinergikan dengan program sektor lainya seperti sektor pendidikan, ekonomi, kesehatan, agama,seni budaya, industri, penataan lingkungan, dan lainya. “Makanya perlu dukungan dan komitmen dari semua pihak seperti Pemerintah, TNI, Polri, swasta dan masyarakat,” tutur Winato. (S.M)