Fasilitasi Teknis Manajemen Data Pada Rumah Data Kependudukan Provinsi Papua

Jayapura – Bidang Pengendalian Penduduk (Dalduk) Perwakilan BKKBN Provinsi Papua menggelar kegiatan Fasilitasi Teknis Manajemen Data Pada Rumah Data Kependudukan Provinsi Papua melalui virtual meeting pada Kamis (23/09/2021) pagi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh kepala OPD KB Kab/Kota dan petugas lapangan di Kab/Kota. Acara dibuka dengan sambutan dari Koordinator Bidang Dalduk, Sarwandi, SE., dan beliau mengharapkan agar dalam kegiatan tersebut dapat terbangun diskusi untuk memecahkan kendala-kendala dan apa saja yang akan dibuat dalam rangka meningkatkan kinerja terhadap program khususnya rumah data kependudukan yang ada di kampung keluarga berkualitas di setiap Kab/Kota se-Papua.

Sarwandi, SE (Koordinator Bidang Pengendalian Penduduk)
Sarwandi, SE (Koordinator Bidang Pengendalian Penduduk)

Melalui sambutannya, Sarwandi juga berharap agar Bapak/Ibu OPD KB dan petugas lapangan telah mendokumentasikan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan, sehingga ketika aplikasi kampung keluarga berkualitas telah selesai diperbaiki oleh tim pusat, maka segera bisa dapat menginput kegiatan ke dalam aplikasi tersebut dan dapat dinilai oleh tim pusat. Dirinya menghimbau jika peserta virtual meeting di daerah mengalami kendala dalam penginputan kegiatan dapat berkoordinasi dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, sehingga progress kampung keluarga berkualitas dan rumah dataku bisa meningkat di semester ke dua (2).

 

Selanutnya dalam kegiatan tersebut, materi Panduan Manajemen Data pada Rumah DataKu disampaikan pula oleh Koordinator Bidang Dalduk, sebagai informasi awal sebelum diskusi. Sarwandi berharap agar Rumah Data Kependudukan (Rumah Dataku) dapat menjadi bank data kampung tersebut, di mana setiap p rofil data kependudukan yang ada di kampung tersebut dapat tersaji di Rumah DataKu. Dasar dari pelaksanaan Rumah DataKu yakni UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan dan Ketersediaan Data & Informasi Andal, dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman para stakeholder & pengelola Rumah DataKu dalam pengelolaan data. Adapun sasarann Rumah DataKu yakni pengelola program Rumah DataKu & pemangku kepentingan.

Sarwandi juga menjelaskan mengenai sumber, jenis dan cara pendataan untuk data di Rumah DataKu. Melanjutkan pada klasifikasi Rumah DataKu, Sarwandi memaparkan bahwa klasifikasi Rumah DataKu dan Kampung Keluarga Berkualitas Papua berada pada level paling bawah yakni nomor 34 dari 34 provinsi. Maka dirinya berharap agar para pengelola bisa berusaha dalam memperbaiki peringkat Papua ke depannya. Adapun keberadaan data di Rumah DataKu dapat dimanfaatkan ke dalam 3 jenis yakni Rekomendasi ke Pemerintah Desa/Kelurahan, Pemberdayaan Masyarakat oleh Swasta/LS, dan Penyediaan Data Penelitian.

Sarwandi, SE (Koordinator Bidang Pengendalian Penduduk)     

Melanjutkan kegiatan pada sesi diskusi, para peserta terlibat aktif dalam menggali informasi tentang penyusunan maupun penyajian data Rumah DataKu serta pelatihan pengelola Rumah DataKu. Maka diingatkan kembali untuk melihat panduan Rumah DataKu yang telah dibagikan dan disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing, serta untuk pelatihan pun harus bisa melihat peluang seperti memanfaatkan fasilitas virtual meeting sebelum nantinya bisa terlaksana pelatihan atau pembinaan secara langsung.

Dalam mengelola Rumah DataKu agar bisa terkoordinir dengan baik, Sarwandi membagikan strategi yakni melakukan pendekatan secara kekeluargaan kepada aparat kampung, tokoh kampung, tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda. (TK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *