Sosialisasi Penguatan PK21 Kelompok Sasaran Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di Kampung Dukwia

Keerom – Rangkaian kegiatan kemitraan Perwakilan BKKBN Provinsi Papua dalam rangka Sosialisasi Penguatan Pendataan Keluarga Tahun 2021 Kelompok Sasaran Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja berlanjut di Kabupaten Keerom tepatnya di distrik Arso Barat, Kampung Dukwia, pada Jumat (28/05) pagi.

 

Dalam kegiatan tersebut hadir Deputi Pengendalian Penduduk (Dalduk) BKKBN RI, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kab. Keerom, Kepala Distrik Arso Barat, Kepala Kampung Dukwia, Aparat Kampung Babinsa dan Babinkamtibmas, kader pendata dan hadirin undangan.

 

Sebelum memulai kegiatan sosialisasi, Deputi Dalduk BKKBN RI, Kaper BKKBN Provinsi Papua dan mitra kerja berkesempatan mengunjungi Balai Kampung dan melihat insfrastruktur yang tersedia. Selanjutnya rombongan bergerak menuju ruang aula tempat sosialisasi berlangsung.

 

Pada sosialisasi tersebut, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kab. Keerom menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Deputi Dalduk BKKBN RI dan laporan hasil Pendataan Keluarga 2021 (PK21) di Kampung Dukwia yang sudah mencapai seratus persen, namun belum semua data berhasil diinput dikarenakan gangguan internet yang terjadi di Kota Jayapura dan sekitarnya. “Untuk di Kampung Dukwia, pendataannya itu seratus persen. Ini berkat dukungan semua pihak, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan terutama kader pendata yang saya banggakan” jelas Kadis Pengendalian Penduduk dan KB Kab. Keerom, Herman Raya.

 

Dukungan pelaksanaan Pendataan Keluarga di Kampung Dukwia juga datang dari pejabat distrik dan kampung, tenaga kesehatan di puskesmas, dan aparat kampung, yang berkoordinasi bersama PLKB di Kab. Keerom, sehingga informasi mengenai pentingnya pelaksanaan Pendataan Keluarga bisa diterima dengan baik oleh masyarakat di Kampung Dukwia.

Deputi Dalduk BKKBN RI juga mengapresiasi kerja keras para kader pendata dalam mensukseskan PK21 di Kampung Dukwia. “Di Kampung Dukwia luar biasa sudah mencapai seratus persen, untuk ukuran Provinsi Papua, karena memang Provinsi Papua relatif luas wilayahnya. Kita sangat bersyukur untuk hasil ini, mudah-mudahan di tahun mendatang di kabupaten lain juga bisa” ucap Deputi Dalduk BKKBN RI, Dr. Ir. Dwi Listyawardani, M.Sc., Dip. Com.

 

Pendataan Keluarga dilaksanakan untuk mengetahui kondisi seluruh keluarga di Indonesia, untuk itu data tersebut dikumpulkan dan dianalisa agar diketahui profil dan kebutuhan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga. Karena kelurga adalah unit terkecil masyarakat, di dalamnya terdapat fungsi penting antara lain kesehatan, pendidikan, ekonomi yang menggambarkan fungsi bangsa dalam lingkup yang paling kecil.

 

Dalam pertemuan itu juga berlangsung dialog antara Deputi Dalduk BKKBN RI bersama mitra kerja yang dimoderatori oleh Kaper BKKBN Provinsi Papua, Sarles Brabar, SE., M.Si. Pada dialog tersebut beberapa peserta menyampaikan apresiasi dan masukan dari pelaksanaan PK21 dan program Bangga Kencana secara keseluruhan. Harapan salah seorang peserta yaitu untuk adanya keterpaduan dalam mensosialisasikan suatu program yang melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tentunya pemerintah, agar masyarakat mendapatkan informasi yang sama dari berbagai pihak dan tujuan program dapat tercapai. Selanjutnya seorang peserta juga berharap agar sosialisasi mengenai 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) bayi bisa lebih digaungkan khususnya kepada bapak-bapak. Bagaimana memenuhi gizi ibu hamil dan calon bayi yang sedang bertumbuh, agar semua pihak bisa berperan dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi. (TK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *