Sosialisasi Pendataan Keluarga (PK) di Distrik Waibu

JAYAPURA_BKKBN Papua bersama dengan komisi IX RI melaksanakan kegiatan sosialisasi Penguatan Pendataan Keluarga  Keluarga (PK) Kelompok Sasaran Bangga Kencana Bersama Mitra kali ini bertempat di Balai Penyuluhan KB Distrik Waibu, Rabu 2/06/2021.

Kepala Perwakilan BKKBN Papua Sarles Brabar, SE.M.Si saat memberikan sambutannya mengatakan bahwa BKKBN melaksanakan pendataan Keluarga selama 5 tahun sekali,  untuk tahun ini dimulai tanggal 1 April sampai dengan 31 Mei 2021, dan mendapat penambahan waktu hingga tanggal 21 juni 2021, jelasya.

Melalui sosialisasi bersama mitra kerja tersebut diharapkan dapat tersampaikannya informasi tentang program bangga kencana kepada masyarakat, terkhusus lagi informasi tentang pendataan keluarga, dan data keluarga bagi pembangunan kependudukan yang berkelanjutan.

Selain itu Sarles juga berharap agar semua kader yang mendapat kepencayaan mendata masyarakat dapat melaksanaakan Pendataan Keluarga dapat menjalankan secara optimal dan maksimal.

Sedangkan menurut Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Drs.Derek Timotius Wouw, M.Si mengatakan bahwa penduduk waibu merupakan penduduk terbanyak kedua setelah sentani, sehingga pendataan ini menjadi tidak gampang, apalagi banyak juga masyarakat yang tidak mau membuka diri untuk di data. Namun  Dinas Pengendalian Penduduk dan KB  bersama kader pendata memiliki satu komitmen bahwa kita bekerja untuk memberikan data. Sebab suatu pekerjaan tanpa data maka suatu kebijakan atau program tidak bisa dilakukan dengan baik, ungkapnya”.

Selain itu Derek juga menjelaskan bahwa, sebelumnya telah berpesan kepada kader untuk menambahkan atau memberikan kode tersendiri untuk orang asli Jayapura, karena ini akan singkrong dengan kebijakan Bupati Jayapura tentang  kampung adat dan pemetaan tanah adat.

“Melalui pendataan ini kita harus tahu ada berapa banyak jumlah orang asli Jayapura. Karena data statistic tahun 20218 menunjukkan bahwa orang asli Jayapura sekitar 47,22 %berati orang asli Jayapura ada pada posisi minoritas. Maka Dinas Pengendalian Penduduk, kader bersama mitra bertugas meningkatkan kualitas jumlah populasi dari minoritas menjadi kualitas, sehingga dapat bersaing juga dengan yang mayoritas, jelasnya”.

Disetiap distrik dan kampung juga penting untuk adanya data. Karena kita tidak bisa bicara pembangunan manusia tanpa adanya data manusia. Untuk itu marilah kita bekerja bersama-sama guna memajukan perkembangan disetiap distrik dan kampung terutama di kabupaten Jayapura. (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *