BKKBN Papua Gelar Diklat Teknis Bagi PLKB Non PNS

Jayapura_Bidang Pelatihan dan Pengembangan Perwakilan BKKBN Papua terus meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan SDM bagi Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Non PNS dengan menggelar Diklat Teknis program Bangga Kencana bagi PLKB Non PNS secara virtual melalui zoom meetings.

Diklat teknis ini di fokuskan pada peningkatan kapasitas PLKB Non PNS terkait pelaksanaaan Pendataan Keluarga 2021.Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 21 – 26 Februari 2021 ini di buka secara langsung oleh kepala Perwakilan BKKBN Papua Sarles Brabar, SE.M.Si.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep PK21, mekanisme  tata cara PK21, perencanaan pengorganisasian lapangan, pengelola data dan tentang persiapan manajemen data PK21.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kembali melakukan Pendataan Keluarga (PK) di tahun 2021 setelah kegiatan yang sama dilakukan pada tahun 2015. Pendataan ini sempat tertunda satu tahun, karena mestinya kegiatan ini dilakukan pada tahun 2020. Namun karena kondisi pandemi Covid-19 yang belum reda, maka pendataan ditunda menjadi April hingga Mei 2021.

Pendataan keluarga 2021 (PK21) merupakan kegiatan strategis program pembangunan keluarga, kependudukan dan KB untuk kepentingan perencanaan, evaluasi dan pengukuran kinerja sampai dengan wilayah administrasi terkecil. Oleh karena itu, semua pihak yang terlibat dalam kegiatan dituntut untuk bekerja keras serta memilki semangat dan komitmen yang tinggi untuk menyukseskannya mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan smapai dengan evaluasi.

Hasil PK 2021 nantinya bisa digunakan sebagai data operasional atau peta kerja untuk intervensi program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana) serta program pembangunan lainnya sampai dengan ditingkat lini lapangan. Hal ini karena data PK menampilkan informasi basis data “by name, byaddress” yang meliputi 4 aspek yakni Kependudukan, Keluarga Berencana, Pembangunan Keluarga dan Anggota Keluarga. Ideal bagi BKKBN dan pihak terkait yang akan melakukan intervensi.

Dalam kesempatan tersebut, kepala BKKBN Papua mengharapkan dukungan dari OPD KB kabupaten/Kota se-Papua untuk dapat mensukseskan PK21 “apapun kesulitan di wilayah papua kita harus tetap optimalkan tugas dan tanggung jawab guna mensukseskan PK 2021. Sarles juga berharap agar OPD KB menopang kegiatan PK21 ini salah satunya melalui pemanfaaatan dana BOKB, jelasnya”.

Kegiatan ini di ikuti oleh PLKB Non PNS dari 29 kabupaten/kota di Papua. (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *