PENDAMPINGAN LANSIA DI ERA PANDEMI

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan, sikap, dan peran keluarga dalam melakukan pendampingan Perawatan Jangka Panjang (PJP) bagi Lansia, BKKBN melalui Direktorat Bina Ketahanan Keluarga Lansia dan Rentan menyelenggarakan Workshop Pendampingan Perawatan Jangka Panjang bersama Mitra yang dilaksanakan pada Rabu, 2 September 2020 Pukul 10.00 WIT melalui kanal Live di Youtube Channel BKKBN Official.

Workshop ini diberikan dengan Materi dan Narasumber sebagai berikut:

  1. Pendampingan Perawatan Jangka Panjang (PJP) bagi Lansia oleh Caregiver Informal oleh Prof. drg. TriBudi W. Rahardjo, M.S.
  2. Kebutuhan Nutrisi Lansia untuk Mencegah Sarcopenia oleh dr. Pande, M.Gizi, SpGK AIFO CISSN FCASEM FACSM
  3. Olahraga yang tepat untuk Lansia dalam Mencegah Sarcopenia oleh dr. Daniel Nugroho Wattimury, Sp.KO
  4. Pengenalan Sekolah Lansia oleh DR. Sudibyo Alimoeso, MA

Kasus Covid19 secara global maupun di Indonesia terus meningkat, diperkirakan akan menurun, namun WHO mengingatkan adanya endemi di setiap negara dimana angka kesakitan maupun kematian tertinggi pada lanjut usia. Pada usia lanjut,  Hipertensi adalah penyakit komorbid yang paling banyak ditemukan pada penderita Covid19, diikuti  Diabetes Mellitus, penyakit jantung dan penyakit paru obstruktif kronis.

Prof. drg. Tri  Budi W. Rahardjo, M.S. mengungkapkan bahwa kecemasan lansia tentang Covid 19 cukup tinggi  karena itu diperlukan pemahaman  bagi care giver untuk mendampingai lansia dengan cukup baik, namun kemampuannya terkait era New Normal perlu ditingkatkan. Dampak Covid 19 terhadap perekomian keluarga, tingkat kecemasan lansia dan peran keluarga  merupakan acuan untuk penanganan di era new normal.

Bedasarkan pengukuran menggunakan Generalized Anxiety Disorder (GAD) menunjukkan 26% lansia mengalami kecemasan dengan intensitas sedang sampai berat karena itu diperlukan pendekatan khusus kepada lansia dengan memberikan askes informasi yang benar dan tepat agar lansia dapat terhindar dari kecemasan berlebihan. Pelayanan kesehatan mulai dari pencegahan dengan pendekatan lintas disiplin, lintas sektor dan  siklus hidup perlu memperhatikan isu Covid19 sepanjang masa.

Selain itu, upaya  perlindungan lansia, dukungan  di masa Pandemi Covid 19 , dan di Era New Normal dapat dilakukan melalui pendekatan 7 Dimensi Lansia Tangguh oleh keluarga mapun care giver. Pendekatan New Normal untuk lansia harus benar-benar dilaksanakan dengan protocol Kesehatan yang ketat.(Prahum/SNT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *