Remaja Boven Digoel ikuti Workshop PKBR

100 Remaja di Kabupaten Boven Digoel mengikuti Workshop Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR)  bagi Pengelola Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja yang di Gelar  Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Papua bekerja sama dengan Forum Genre Papua serta Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Boven Digoel di Aula Gereja Rehobot Tanah Merah (21/11/19)

Kasubid Remaja Bidang KSPK Perwakilan BKKBN Papua, Henny  Agusta Pray mengungkapkan, tujuan dari workshop ini adalah  Penguatan PIK Remaja dengan memberikan edukasi  terkait Perencanaan Kehidupan Berkeluarga. Lebih lanjut diungkapkan Henny Agusta Pray, workshop ini dilakukan dengan pendekatan remaja mengacu pada modul PKBR sebagai sumber informasi pada pengelolaan PIK Remaja.

Kasubid Remaja Bidang KSPK Perwakilan BKKBN Papua, Henny Agusta Pray bersama peserta Workshop

 

Sementara itu, kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Boven Digoel Dr. Viviana Maharani Prodotokoesoemo sangat menyambut positif pelaksanaan Workshop PKBR di Boven Digoel, terlebih melalui workshop ini peserta dilatih untuk menjadi sumber informasi bagi teman sebaya.

“Luar biasa, saya atas nama Pemerintah Boven Digoel sangat bersyukur ada kegiatan workshop PKBR dan Puji Tuhan banyak yang datang dan mereka mendapat pemahaman bahwa mereka nanti sebagai pelaku  dalam menyuluh atau memberikan pemahaman tentang program PKBR bagi teman-teman mereka sehingga ke depan kami akan seperti itu, yaitu mencari inovasi inovasi lain untuk melakukan pendekatan pada remaja”

Viviana Maharani juga mengatakan, untuk mendukung program PKBR di Boven Digoel,pihaknya telah berkordinasi dengan pihak sekolah, dalam upaya membantu pihak sekolah memberikan pemahaman tentang Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja sebagai bagian dari Program Genre atau Generasi Berencana.

Tanggapan positif terhadap workshop PKBR ini juga datang dari peserta, salah satunya wiliam Asumuruf Siswa SMA Santo Yosef Tanah Merah. Menurutnya workshop PKBR ini sangat menarik dan sangat membantu remaja dalam menyiapkan kehidupannya.

“kegiatan ini sangat menarik, bagi saya ini adalah sebuah edukasi bagi remaja dalam merencanakan masa depannya dan teknik fasilitator yang digunakan dalam workshop ini sangat menarik karena sesuai dengan remaja, karena kami diajak untuk berpartisipasi dalam bentuk kerjasama dan bisa berargumentasi serta bersosialisasi dengan sesama remaja”

Peserta Workshop sedang Berdiskusi di Aula Gereja Rehobot Tanah Merah (21/11/19)

Peserta workshop ini sendiri merupakan perwakilan dari dari  25 Sekolah Menengah Pertama (SMP),Sekolah Menengah Atas (SMA) serta  Komunitas Remaja berbasis Agama  yang ada di Tanah Merah Kabupaten Boven Digoel.(Tirza/WI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *