Pengelola Kampung KB di Kota Jayapura Ikuti Pelatihan

Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua melalui Bidang Pelatihan dan Pengembangan (Latbang) kembali menggelar pelatihan Kampung KB Bagi Kelompok Kerja (Pokja)  yang kali ini melibatkan  tiga Kampung KB di Kota  Jayapura yaitu kampung Yoka, Kampung Tobati dan kampung Kayu Batu. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor BKKBN Papua (8/8/19)

peserta pelatihan dari kampung KB Tobati menunjukkan hasil diskusi

Kepala Bidang Latbang Yusuf Manan mengungkapkan, Sejak dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2016, hingga Desember 2018 telah terbentuk ribuan Kampung KB di seluruh Indonesia termasuk didalamnya Provinsi Papua. Namun selama dua tahun pasca pencanangan Kampung KB, pelaksanaan di lapangan belum seperti yang diharapkan. Permasalahan utama yang ditemui di lapangan adalah tidak adanya kegiatan tindak lanjut setelah pencanangan.

Terkait kondisi tersebut, BKKBN Provinsi Papua melalui Bidang Pelatihan dan Pengembangan (Latbang) melaksanakan pelatihan kampung KB yang kali ini ditujukan bagi pengelola Kampung KB mulai dari Tingkat Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPA-KB) Sub  bidang KB,Petugas lapangan KB hingga kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB  agar nantinya memiliki kesamaan pemahaman dalam hal pengelolaan kampung KB untuk menuju pada kampung KB Percontohan.

Lebih lanjut dikatakan, melalui pelatihan ini peserta diharapkan nantinya dapat memahami konsep dasar Kampung KB,  memahami cara menganalisis kegiatan utama dalam Kampung KB terutama dalam melibatkan lintas sektor, memahami tentang pengelolaan Kampung KB, hingga  memahami tentang promosi kegiatan Kampung KB dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

setelah mengikuti pelatihan ini,diharapkan nantinya  akan dilakukan sosialisasi lanjutan tentang berbagai informasi yang telah diperoleh selama pelatihan dengan sasaran diantaranya adalah anggota Pokja Kampung KB yang tidak mengikuti pelatihan, serta para pemangku kepentingan di Kampung KB dengan tujuan agar seluruh pihak dapat mendukung operasional Kampung KB . (Tirza/WI)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *